Setiap manusia pasti memiliki kebutuhan hidup. Dengan bertambah canggihnya peradaban manusia, sekarang ini kita tidak hanya membutuhkan sandang, pangan, dan papan saja. Banyak kebutuhan sekunder bahkan tersier yang masuk dalam daftar kebutuhan penting kita. Menariknya, manakala manusia sudah memenuhi satu kebutuhan, pasti akan ada kebutuhan lain yang harus ia penuhi. Sebagai pebisnis, inilah yang harus Anda endus: menjawab kebutuhan konsumen!
Coba posisikan diri Anda sebagai produsen yang bisa menyediakan apapun yang pengunjung internet butuhkan. Dan bayangkan kira-kira bagaimana hasilnya? Saya yakin, jika Anda benar-benar mempunyai produk yang benar-benar pengunjung idamkan, pasti blog atau website Anda ramai. Bukan hanya oleh traffic pengunjung tapi juga oleh para pembeli. Anda tidak hanya menimbun prospek tapi langsung mengubah mereka menjadi pelanggan setia.
Bisakah hal ini terjadi?
Bisakah hal ini terjadi?
Kenapa tidak? Proses jual beli terjadi karena ada penjual dan pembeli. Ada orang yang membutuhkan dan ada orang yang menawarkan barang kebutuhan, bukan?
Dimana ada gula di situ pasti ada semut.
Sebagai pebisnis pemula kita umumnya bingung gula apa yang harus kita gunakan untuk memancing semut. Pikirkan saja baik-baik, kira-kira apa produk yang bisa di jual di internet. Dan, lakukan riset kecil untuk mencari tahu apakah produk yang Anda punya ini akan diminati pengunjung dan seberapa besar pangsa pasar Anda dan siapa target Anda.
Selanjutnya, ada satu hal lagi yang perlu Anda lakukan dengan produk Anda. Saat Anda yakin produk Anda memiliki target market tertentu, Anda harus memastikan bahwa Anda memberikan semua yang pengunjung harapkan (consumer’s expectation). Pada dasarnya, seorang pembeli mau membeli produk Anda bukan karena Anda menawarkan produk yang dibutuhkan semata, tapi karena Anda memenuhi harapan mereka. Anda mengerti maksud saya?
Misal begini, saya sedang membutuhkan sepeda motor. Dan, tentu membeli sebuah sepeda motor tidak sesederhana membeli buku atau sebungkus kacang. Saya perlu banyak pengetahuan bagaimana menggunakan motor ini dengan benar dan cara merawat motor ini secara baik. Jadi, saya perlu layanan plus, layanan purna jual. Saat membeli motor ini, tentu saya akan pilih vendor yang terpercaya akan layanan yang bagus pada pelanggan. Ketika motor saya bermasalah, mereka siap membantu saya. Pokoknya mempermudah segala urusan yang berkaitan dengan motor yang saya beli ini.
Dari sini kita tahu, setelah pelanggan membeli produk, kita wajib memberikan layanan yang mereka butuhkan. Tidak hanya layanan saat akan mau beli saja, tapi pasca pembelian pun mereka harus kita layani dengan baik. Dan, terkadang ini yang dilupakan oleh pebisnis online. Seetelah berhasil menjual produk, tidak ada pelayanan lanjutan yang siap membantu onsumen. Padahal, layanan ini penting untuk menjaga kredibilitas Anda.
Harapan pelanggan sebenarnya tidak muluk. Cuma ada tiga hal…..
1. Tidak repot. Jangan gunakan system pembelian dan penjualan yang prosesnya njlimet dan merepotkan pelanggan. Karena, pelanggan lebih suka dengan hal yang praktis dan hemat waktu. Wajar, sama halnya dengan Anda saat Anda menginginkan suatu barang, pastinya Anda ingin segera memilikinya, bukan? Momen “menginginkan” ini harus Anda manfaatkan dengan baik. Jika Anda merepotkan mereka, bisa-bisa Anda ditinggalkan di tengah jalan. Mereka tidak sabar ingin segera memegang barang yang diidamkan, jadi pindah saja ke vendor lain yang memahami hasrat mereka.
2. Sediakan front-liner. Semua orang butuh informasi sebelum mereka mau membeli. Apa yang baik, mana yang cocok, mana yang sesuai budget dan kebutuhan, intinya pengunjung akan cermat dan berpikir berkali-kali sebelum membeli sebuah produk. Meski ia sudah kepincut dengan produk Anda sekalipun! Selain itu, mereka juga membutuhkan tempat kemana harus mengadu jika ada masalah dengan produk yang Anda jual. Mereka perlu tempat untuk mengadukan complain dan mengajukan tuntutan. Sehingga mereka yakin bahwa Anda pebisnis yang serius dengan bisnis Anda. Nah, di sinilah fungsi front liner. Dengan adanya front liner, Anda memberikan jaminan bahwa Anda sanggup melayani pelanggan dengan sangat baik. Apapun masalah yang pelanggan hadapi, akan terselesaikan dengan cepat dan memuaskan.
3. Beri solusi sebelum masalah muncul. Dari hari pertama membeli, katakan pada pelanggan Anda bahwa Anda memberikan berbagai garansi untuk produk Anda. Masalah apapun yang mungkin muncul pada produk tersebut, sudah ada solusinya dari Anda. Jadi, mereka juga bisa memecahkan masalah tanpa bantuan orang lain. Kecuali, untuk masalah yang serius misalnya, mereka bisa langsung menghubungi Anda.
Mulai sekarang, yang mesti Anda fokuskan pada bisnis Anda adalah kepuasan pelanggan. Tidak hanya nilai konversi yang tinggi. Apalagi, pebisnis internet, sedikit saja pelayanan kita buruk pelanggan bisa komplain. Kalau nama kita sudah tercemar, bisa lama untuk memulihkannya. Setidaknya laju binsis kita jadi sedikit terhambat.
Jika Anda memiliki produk yang berkualitas, banyak dibutuhkan pengunjung, dan sales letter Anda benar-benar memikat diikuti strategi marketing yang baik, sangat besar kemungkinan Anda meraih banyak pelanggan.
Tapi, apabila pelanggan-pelanggan ini tidak Anda rawat dan pupuk dengan baik, tentu bisnis Anda tidak akan tumbuh subur. Tidak akan ada pelanggan loyal meski setiap hari banyak pelanggan baru mengantri. Padahal, yang bisa membuat bisnis Anda berkelanjutan adalah pelanggan loyal, yang akan kembali, dan kembali lagi pada Anda. Apapun produk yang Anda jual, mereka tak akan bosan membeli.
Anda siap menerima pelanggan loyal? Jadilah produsen yang juga loyal pada pelanggan! Berikan yang terbaik maka Anda akan mendapat yang terbaik.
Senin, Juli 27, 2009
Memenuhi kebutuhan dasar konsumen mutlak perlu dilakukan untuk memajukan bisnis Anda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar
silahkan tinggalkan komentar